Ini adalah seloga yang dibuat oleh pesantren ngalah di pasuruan, "Ngaji itu penting, bukan yang penting ngaji". Walaupun sejujurnya saya bukan murid pesantren ngalah di pasuruan, akan tetapi rasanya berada di pesantren telah saya rasakan karena saya diajar oleh alumni dari pesantren tersebut. Yaitu ustad Khoiron Husein.
Beliau adalah guru spritual dalam bidang Al-Quran bagi anak-anak remaja, anak kecil atau ibu-ibu di daerah kami yaitu perumahan Pabuaran Indah Cibinong. Metode pengajaran yang dibawakan oleh ustad Husein ini sangat mendidik, disini kita bukan cara lawan tapi cari lawan, bukan menghardik tetapi mendidik, dan juga bukan memukul tetapi merangkul. Sejujurnya di perumahan saya banyak sekali anak-anak muda dan juga anak-anak kecil.
Akan tetapi dalam hal ilmu spiritual masih sedikit orang tua yang memikirkannya dan kebanyakan yang dipikirkan adalah tentang ilmu dunia, orang tua di perumahan saya lebih banyak memilih anaknya untuk mengikuti les agar mereka lebih pintar dalam bidang matimatika atau dalam bidang lainnya, akan tetapi untuk urusan pengajian mungkin di nomer 2 atau bisa jadi dinomer 3 kan. Metode pengajian yang tidak serius dan tidak juga bercanda menjadi ketertarikan saya untuk belajar pengajian dengan metode ngalah ini.
Jujur saja saya dulu bisa mengaji cuma tidak baik untuk pengaturannya dari mulai dengung, panjang dan pendeknya. Akan tetapi setelah belajar dan hampir 2 tahun saya menjadi murid dari ustad Khoiron Husein saya jadi bisa untuk melagamkan bacaan Al-Quran yang baik dan benar.
Untuk anak muda zaman sekarang, jangan malu untuk mengaji karena tidak bisa, saya juga dulu pertama mengaji di tempat ini diketawain, bahkan dibilang ngaji rapper karena selalu diulang-ulang dengan terbata-bata, tetapi dengan kemauan dan kerja keras pasti akan ada jalan dan Allah akan memudahkan.
Jangan sampai kita tidak ngaji nanti kita dingajiin, jangan sampai kita tidak sholat nanti disholatin, ingat kawan kita hidup didunia memang, tetapi kita harus mencari amal-amal pokoknya ngaji itu penting, bukan yang penting ngaji.
"Jangan malu kalau ga bisa ngaji dimajelis, tapi malu kalau ga bisa ngaji di depan calon mertua"- Naufal.
Semoga artikel ini sedikitnya dapat bermanfaat dan juga semoga anak-anak atau remaja di indonesia dapat sadar bahwa ngaji itu penting bukan yang penting ngaji, sama seperti sholat itu penting bukan yang penting sholat.



0 Comment to "Ngaji Itu Penting Bukan Yang Penting Ngaji"
Post a Comment