Anak muda yang sudah matang usianya pasti ingin sekali memiliki keluarga sendiri, serta ingin sekali memiliki anak, baik itu anak perempuan ataupun anak laki-laki. Anak muda yang baik pasti akan mempersiapkan dahulu sebelum menuju kejenjang yang lebih serius, mempersiapkan harta mungkin adalah urusan yang ke dua atau ketiga, karena Allah akan menjanjikan diberi keberkahan apabila menikah, tetapi disini yang harus dipersiapkan adalah mental dan juga iman serta islam.
Agar menghadapi pernikahan yang pastinya terjadi pertengkaran, keburukan, mahliga rumah tangga serta yang namanya cekcok baik itu hal sepele / kecil sampai hal yang besar.
Tidak sedikit anak muda yang ingin menikah tetapi belum siap loh, terkadang ada anak muda yang sudah mapan tetapi masih belum dipertemukan jodohnya, mungkin saking sibuknya mencari uang atau kurang kerennya diri yang menjadi faktor belum dipertemukannya jodoh, terkadang ada juga yang belum siap tetapi sudah memiliki pasangan dan sampai berlebihan. Nah ini yang bahaya sih menurut saya hmm..
Untuk anak muda yang belum dipertemukan jodohnya, ada suatu kata-kata yang sangat menyeramkan bahkan menakutkan, atau ketika ditanya pasti akan kabur atau sekedar ngeles membahas topik lain, pernah teman saya waktu itu tentang kalimat pertanyaan ini.
Pada waktu itu kalau tidak salah dia sedang berada diudangan temannya, lalu dia bertemu dengan kawannya yang sudah menikah, jadi bisa dibilang reuni gitu, tetapi dengan nasib yang berbeda hihihi.
Sobat : Assalamualaikum arya, wah apa kabar ?
Arya : Alhamdulillah sehat ko sehat, wah gimana kabarnya juga, jadi gemuk yah badan kalau udah ada yang urus.
Sobat : Iah alhamdulillah sehat ko, oh ia dong sudah ada yang masak atau bangunin jadi gemuk kaya begini. Nah kapan nikah ?
Arya : Kan gw keundangan buat seneng-seneng, kenapa ada kata-kata itu *Dalam hati bergumam*. Hmm aaa annuuu, yah mungkin nanti tenang aja.
Kalau kalian tau, kata-kata "Tenang Aja" itu adalah kata andalan bagi seseorang yang belum laku atau belum mendapatkan jodohnya.
Sobat : Okedeh kalau begitu, semoga cepat nikah yah.
Arya : Iyyaahhh *hati kecil menangis*
Baru saja selesai ditanya seperti itu ada lagi orang tua yang sama hadir di undangan teman arya yang sedang menikah, nah yang orang tua itu adalah ibunya teman arya yang lagi nikah.
Orang Tua : Ehh arya, sudah besar sekarang yah *sepik-sepik*
Arya : Iah ibu, alhamdulillah. Ibu juga makin sehat aja ini.
Orang Tua : Iah arya, kan ibu selalu jaga kesehatan loh, nah kamu mau tau ga gimana ibu bisa sehat gini.
Arya : Wah memang bagaimana caranya ibu ?
Orang Tua : Yah selalu ada kasih sayang dari pasangan ibu, yaitu bapak. Kan bapak sayang sekali sama ibu, tentunya agar dapat pahala ya harus menikah.
Arya : Astagfirullah Tobat Gusti *Dalam Hati*
Arya hanya diam sambil melebarkan senyuman yang amat sangat sangat dalam.
Orang Tua : Oh ia, andini kan sudah nikah nih, kapan kamu nyusul ?
Arya : Biawak gancet, karena ini di tempat pernikahan saja, selalu saya ditanyakan kapan nyusul. Coba kalau lagi dimakam, aku balas dengan pertanyaan yang sama. Kapan nyusul *Arya kembali bergumam dalam hati*.
Iah nanti bu, kalau sudah siap saya pasti nikah.
Orang Tua : Jangan lama-lama yah nanti jadi bujang lapuk, iiiiiuuuuhhhh *Tangan goyang-goyang macam anak alay*
Yah mau bagaimana lagi, itulah nasib kalau ke tempat nikah teman sekelas atau teman sepermainan akan tetapi kita sendiri belum menikah, alhasil kita akan diberi pertanyaan yang menyeramkan seperti bang arya ini. Kalimat yang bila dijawab tidak tahu pasti bakal malu, yaitu Kapan Nikah.



0 Comment to "Pertanyaan Menakutkan, Kapan Nikah ?"
Post a Comment