Perkembangan yang ada di dunia semakin lebih pesat dan juga canggih, tidak terkecuali dalam hal tekhnologi yang sekarang lebih cepat berkembang daripada hal lainnya.
Tekhnologi memang memberikan dampak yang sangat baik bagi perkembangan hidup dan juga pola berfikir masyarakat baik itu di Indonesia maupun di belahan dunia manapun. Tekhnologi pula dapat memberikan hal yang baik maupun dapat memberikan hal yang buruh tergantung bagaimana menggunakan tekhnologi tersebut.
Seiring berjalannya waktu, tekhnologi tidak hanya digunakan oleh kalangan dewasa, melainkan dapat digunakan juga oleh anak-anak. Miris sekali orang tua yang selalu memberikan tekhnologi kepada anak-anak yang berdampak anak tersebut menjadi kurang dalam bergaul dan memiliki jiwa sosial.
Dahulu, pada waktu saya anak-anak dan masih senang dengan memiliki dunia jelajah serta bermain yang tinggi, tekhnologi belum berkembang pesat dan mendominasi. Anak kecil dahulu masih sering bercengkrama dengan teman sebayanya, bermain diluar serta berpetualang untuk sekedar mencari ikan atau capung ditanaman, bermain layang-layangan dan juga bermain sepak bola yang waktu selesainya adalah adzan maghrib.
Sekarang yang dilihat adalah bahwa anak-anak yang seharusnya memiliki dunia bermain yang tinggi, terhenti karena tekhnologi. Anak-anak lebih suka bermain gadget atau permainan online di komputer daripada bermain keluar sekedar lari-larian atau mencari keringat.
Orang tua yang mendukung anak-anaknya dan juga sangat senang dan bangga apabila anak-anaknya bermain gadget dan bisa berselancar di internet menurut saya adalah hal yang sedikit kurang tepat.
Bukan saya tidak setuju dan mengaggap tidak baik, itu baik dan bagus bagi saya tetapi alangkah lebih baiknya jika anak-anak kecil itu dianjurkan untuk bermain dengan teman-temannya dan itu akan memberikan manfaat dikemudian hari karena mereka akan memiliki teman yang nyata, bukan teman dari media sosial atau hanya dunia maya.
Bukan sombong, saya adalah seorang pengguna tekhnologi yang bisa dibilang geek atau kecanduan, sehari-hari saya bekerja dan bermain didepan komputer karena saya adalah programmer. Tetapi alhamdulillah saya bisa menahan untuk malas pergi keluar atau bersosialisai untuk ikut karang taruna atau organisasi masjid, yang saya rasakan adalah bahwa dengan banyak teman dari lingkungan sekitar akan membantu apabila dapat menemukan kesulitan, banyak teman yang membuat saya merasa tentram karena dapat sharing atau sekedar berbicara sambil minum kopi.
Mengapa saya bisa mendapatkan itu ?
karena mereka adalah teman-teman saya yang dahulu sering bermain untuk memancing, mencari capung, bermain bola dan lainnya.
Bisa anda berfikir sendiri jika anak-anak yang kehidupannya hanya bermain di depan komputer atau laptop, apakah nanti sudah besar akan memiliki banyak teman dan juga memilik jiwa sosial tinggi ?
mungkin ada, hanya tidak sampai 70% menurut saya. Karena masa kecil lah yang menentukan untuk mendapatkan teman-teman yang terbaik dan apabila sudah kenal dari kecil maka akan mendapatkan perasaan saling melengkapi dan juga tentram.
Jadi saran saya, stop anak-anak untuk selalu bermain didepan komputer, gadget, atau handphone, matikan tekhnologi dan lihatlah dunia sekitar yang sekiranya lebih indah daripada dilihat didepan layar.
Ini hanya saran, bila setuju atau tidak bagi saya tidak masalah :)



0 Comment to "Anak & Tekhnologi"
Post a Comment